Menuju Badung UMKM Week 2025 Batch II, DiskopUKMP Kurasi 59 Produk terbaik

Menuju Badung UMKM Week 2025 Batch II, DiskopUKMP Kurasi 59 Produk terbaik

Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (DiskopUKMP) Kabupaten Badung kembali mempertegas komitmennya mendorong pelaku usaha lokal naik kelas melalui Pameran Badung UMKM Week Batch II yang dijadwalkan berlangsung pada 1–7 Desember 2025 di Oasis Stage, Beachwalk Shopping Mall Kuta.

Menjelang pelaksanaan, DiskopUKMP menyelenggarakan kurasi produk UMKM pada Senin (24/11/2025) di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung. Proses seleksi ini menjadi tahap penting untuk menentukan UMKM terbaik yang layak tampil pada pameran utama.

Kepala Bidang UMKM dan Kewirausahaan DiskopUKMP Badung, I Made Wirya Santosa, menjelaskan bahwa tingginya minat pelaku UMKM dan keterbatasan tempat membuat seleksi harus dilakukan secara ketat. 

“Untuk UMKM Week Batch II ini, ada 59 UMKM yang mendaftar, sementara di-venue hanya dapat memuat 14 stand yang masing-masing dapat menampung total 28 UMKM. Karena itu, diperlukan kurasi agar hanya produk terbaik yang bisa tampil,” ujarnya.

Wirya menegaskan bahwa kurasi dilakukan berdasarkan tiga kriteria utama, yaitu orisinalitas, inovasi, serta kemasan atau tampilan produk. Ketiga aspek ini dinilai mampu merepresentasikan kualitas produk sekaligus daya tariknya bagi konsumen.

“Orisinalitas memastikan produk merupakan karya mereka sendiri, inovasi kami nilai dari kemampuan pelaku usaha melakukan pengembangan produk, dan kemasan menjadi unsur penting dalam menarik minat pasar. Jika ketiga kriteria ini terpenuhi, produk tersebut berhak tampil di Badung UMKM Week,” jelasnya.

Pada penyelenggaraan batch II ini, lokasi pameran dipindahkan dari Fountain Stage ke Oasis Stage untuk mendapatkan area yang lebih luas. Menurut Wirya, langkah tersebut memungkinkan menghadirkan lebih banyak aktivitas dan hiburan sehingga suasana pameran menjadi lebih meriah dan mampu menarik lebih banyak pengunjung.

Ia juga berharap penyelenggaraan Batch II yang digelar pada akhir tahun dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan.


 
“Akhir tahun biasanya sangat ramai pengunjung. Kami berharap para pelaku UMKM dapat memaksimalkan momentum tersebut dengan menyiapkan produk yang mampu menarik minat konsumen,” ujarnya.

Badung UMKM Week sendiri merupakan agenda tahunan yang digelar sebagai wadah memperkenalkan produk-produk UMKM Badung kepada pasar yang lebih luas, termasuk wisatawan dan ritel moderen. Melalui pameran ini, DiskopUKMP menargetkan UMKM Badung mampu memperluas jangkauan pemasaran, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional hingga internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *