Rai Wirata Dampingi Bupati Hadiri Puncak Karya di Pura Dalem Surya Sembung Sobangan
Rai Wirata Dampingi Bupati Hadiri Puncak Karya di Pura Dalem Surya Sembung Sobangan
Anggota DPRD Kabupaten Badung I Made Rai Wirata mendampingi Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Puncak Karya di Pura Dalem Surya, Desa Adat Sembung Sobangan, Desa Sembung, Kecamatan Mengwi pada Jumat (30/10). Adapun upacara saat puncak karya meliputi Tawur Agung, Mecaru Rsi Gana, Melaspas, Mendem Pedagingan, Ngenget Linggih, Mepedudusan Agung, Menawa Ratna, Mapeselang, dan Madasar untuk Tawur Balik Sumpah.
I Made Rai Wirata mengapresiasi semangat dan kebersamaan krama Desa Adat Sembung Sobangan dalam mempersiapkan serta melaksanakan seluruh rangkaian karya. Apresiasi secara khusus juga disampaikan kepada Jro Bendesa Adat beserta panitia karya yang telah bekerja keras, berkoordinasi, dan menggerakkan partisipasi masyarakat sehingga upacara dapat terlaksana dengan baik.
Menurutnya, pelaksanaan karya tersebut mencerminkan kuatnya komitmen masyarakat dalam menjaga sraddha bhakti sekaligus melestarikan adat, tradisi, dan budaya Bali. Kesiapan serta kekompakan krama menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan keagamaan yang memiliki makna mendalam bagi kehidupan masyarakat adat. “Pelaksanaan karya ini memiliki makna penting bagi krama Desa Adat Sembung Sobangan. Saya mengapresiasi Jro Bendesa, panitia, serta seluruh krama yang telah ngayah dan bergotong royong menyukseskan karya ini. Semangat kebersamaan seperti inilah yang harus terus dijaga sebagai wujud bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus pelestarian warisan leluhur,” ujarnya.
Ia berharap seluruh rangkaian karya dapat berjalan lancar dan memberikan kerahayuan bagi masyarakat. Kebersamaan krama dalam mempersiapkan hingga melaksanakan upacara juga diharapkan terus terpelihara sebagai wujud nyata pelestarian nilai-nilai adat dan budaya Bali.
Rai Wirata menegaskan, keberadaan adat dan agama merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat Bali. Karena itu, dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan adat perlu terus dijaga melalui sinergi antara pemerintah daerah, desa adat, serta seluruh elemen masyarakat. “Pelestarian adat, agama, dan budaya Bali harus terus menjadi perhatian bersama. Pemerintah daerah diharapkan selalu hadir dan memberikan dukungan terhadap kegiatan masyarakat adat, sehingga tradisi dan warisan leluhur tetap ajeg serta dapat diwariskan kepada generasi mendatang,” pungkasnya.

